Nama Bisnis : Tautan Rasa Jewelry Memperpanjang Masa Hidup Bunga Layu Menjadi Perhiasan Bunga Resin Yang Bernilai Jual Tinggi
Kategori Usaha : Industri Kreatif, Seni, dan Budaya
Tahapan Usaha : Tahapan Awal
Merek/ Nama Produk : Tautan Rasa
Nama Komunitas : HIPMI PT UNAIR
NIB : 1505250102233
Tahun NIB : 2025
Nama Institusi : Universitas Airlangga
Platform Penjualan : Shopee @tautanrasa.co
Akun Media Sosial : @tautanrasa.co
Situs Bisnis : http://bit.ly/tautanrasa-today
Lokasi Bisnis : Jl. Gubeng Jaya III, No 23A, RT/RW 8/2, kel. Gubeng, kec. Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur
Link GMaps : https://maps.app.goo.gl/YVx7XFT54PwQUbTi8
Latar Belakang : Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik rata rata produksi bunga di Indonesia meningkat sebesar 77% dari tahun 2021 hingga 2023. Peningkatan produksi bunga yang meningkat, dapat membuka peluang usaha berbasis bunga seperti florist. Produk yang dihasilkan oleh usaha ini pada umumnya hanya berbentuk karangan bunga untuk berbagai acara, seperti berduka, merayakan suatu acara atau sebagai bentuk kenang-kenangan. Pangsa pasar usaha ini didominasi oleh perempuan yang menyukai bunga dan usaha ini juga cukup terlalu bergantung pada beberapa momentum, seperti hari kasih sayang atau wisuda di berbagai kampus. Berdirinya pasar bunga Kayoon di Surabaya merupakan salah satu bukti, bahwa usaha yang berbasis pada bunga dapat menjadi bisnis yang potensial untuk dikembangkan. Usaha bunga yang berada di pasar tersebut dapat memenuhi permintaan konsumen berupa pemberian hadiah bunga pada suatu acara, seperti wisuda dan acara pernikahan. Namun disayangkan, volume pembelian dari usaha bunga ini bersifat fluktuatif dengan pasar yang membuat pendapatan tidak stabil. Penghasilan Florist yang tidak menentu dapat mengakibatkan beberapa bunga yang tidak terjual menjadi layu atau dan tidak segar kembali. Padahal, bunga sebagai tanaman hortikultura merupakan komoditi yang sangat khas dimana para penjual dituntut untuk lebih memperhatikan keterampilan seni dan pemasaran hasil produksinya. Para pedagang bunga juga dituntut untuk dapat memperdagangkan produknya dalam keadaan segar dan penampilan warna bentuk yang artistik. Salah satu solusi dari pengolahan bunga yang layu adalah diolah menjadi bunga kering. Namun proses ini membutuhkan waktu yang lama dengan proses yang cukup panjang. Jika dilakukan untuk peningkatan penjualan, itu akan memakan waktu yang lama dan belum pasti kering dalam keadaan layak untuk dijual. Oleh karena itu mengolah bunga layu menjadi bunga kering menjadi kurang efisien dengan waktu yang terbatas. Bunga yang hampir layu sebenarnya dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi dengan cara diawetkan. Bunga yang diawetkan dapat menimbulkan kesan estetika jika dipasangkan dengan barang yang bernilai jual tinggi seperti perhiasan. Komoditas perhiasan merupakan barang yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan umumnya sering dibeli oleh masyarakat yang memiliki penghasilan menengah ke atas. sehingga inovasi bunga yang diawetkan ini digabung dengan perhiasan akan menghasilkan pasar baru dan menciptakan permintaan dari masyarakat yang menjadi pasar bunga dan pasar perhiasan. Tautan Rasa hadir menjadi inovasi tersebut yang dapat menghubungkan pelanggan pasar perhiasan dan pasar bunga. Tautan Rasa sebagai brand perhiasan berbasis resin yang mengusung konsep “real flowers jewelry” menghadirkan keindahan bunga asli dalam bentuk gelang dan aksesori penuh makna. Setiap produk dibuat secara handmade dengan sentuhan artistik dan cerita personal, menghubungkan kenangan, rasa cinta, dan keabadian dalam satu karya unik. Tautan Rasa lahir dari keinginan untuk menginovasikan tradisi karangan bunga yang pendek masa mekarnya menjadi karya yang lebih abadi dan berharga. Tidak hanya sekedar perhiasan, setiap gelang Tautan Rasa membawa cerita yang membekas di hati, menjadikannya pilihan tepat untuk hadiah, kenangan istimewa, atau koleksi pribadi.
Deskripsi Usaha : Tautan Rasa saat ini berada pada tahapan awal (early stage) dan termasuk kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya. Usaha ini telah berjalan selama kurang lebih 3 bulan, dengan fokus pada validasi produk dan pengenalan brand ke pasar. Saat ini, Tautan Rasa telah aktif menjalankan penjualan melalui berbagai platform digital, seperti Shopee, Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Melalui upaya ini, beberapa model produk telah berhasil terjual dan mencatat pendapatan sebesar Rp3.132.300. Dari sisi legalitas, Tautan Rasa sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sedang dalam proses pengajuan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai bentuk perlindungan atas merek dan karya yang dihasilkan. Tautan Rasa juga telah membangun jejaring dengan DPKKA Universitas Airlangga dan tengah aktif mengikuti ajang Kompetisi Airlangga Youth Entrepreneur sebagai upaya meningkatkan eksposur bisnis dan memperluas peluang pengembangan di masa depan. Untuk mendukung pengelolaan bisnis yang lebih terstruktur, Tautan Rasa telah membentuk tim ini yang terdiri dari CEO, CFO, CRDO, dan COO. Tautan Rasa hadir untuk menjawab peluang tertinggi pada pasar fesyen aksesoris dan menjawab permasalahan fungsi penjualan bunga yang bergantung pada perayaan khusus. Kini, bunga layu yang tidak terjual oleh pedagang bunga potongan di pinggiran sudah tidak perlu lagi menunggu hingga 2 minggu menjadi bunga kering atau produk gagal yang rugi. Tautan rasa hadir dengan tujuan mulia, menghadirkan kontribusi untuk pemanfaatan produk kerugian pedagang bunga menjadi produk dengan nilai jual lebih tinggi. “Menstabilkan penjualan pedagang bunga di Jalan Tunjungan yang berjuang membiayai biaya kuliah dan kebutuhan hidupnya dengan cara memperpanjang masa hidup bunga layu menjadi perhiasan yang bernilai jual tinggi untuk segmen pasar menengah ke atas”
Penutup : Tautan Rasa hadir sebagai inovasi yang dapat memperluas pasar bunga, mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh bunga layu, dan membantu florist lokal dalam mengembangkan usahanya. Harapan kami seleksi pembiayaan yang dilakukan oleh P2MW dapat dipraktekkan melalui perencanaan yang telah kami buat. Perencanaan ini kami buat dengan sangat serius dengan mengharapkan ketertarikan pasar tautan Rasa menjadi lanjutan untuk inovasi lanjutan yang lebih luas. Pemberdayaan pedagang bunga dan workshop pengolahan bunga layu menjadi karya resin adalah usaha kami untuk kedepannya. Hal ini berkaitan dengan kualitas resin Tautan Rasa yang telah diakui oleh pasar dan pengolahan produk kerajinan aksesoris yang membutuhkan bunga layu lebih besar kuantitasnya. Ini sejalan dengan misi kami agar pedagang bunga memiliki pasar baru dalam kategori fesyen aksesoris dan menuju kemandirian dari situasi kerugian akibat penjualan bunga secara tradisional.
