Nama Bisnis : SUTERA KITA
Kategori Usaha : Industri Kreatif, Seni, dan Budaya
Tahapan Usaha : Tahapan Bertumbuh
Merek/ Nama Produk : SUTERA BAG
Nama Komunitas : -
NIB : 0509250050824
Tahun NIB : 2025
Nama Institusi : Universitas Puangrimaggalatung
Platform Penjualan : -
Akun Media Sosial : @suterabag
Situs Bisnis : -
Lokasi Bisnis : jalan Sulawesi no. 27 Kecamatan Tempe Kab. Wajo
Link GMaps : https://maps.app.goo.gl/vzuJZ2jCgq3j27Uy6
Latar Belakang : mengenai tahapan yang telah dilakukan, capaian sementara, kendala yang ditemui, serta strategi tindak lanjut agar program dapat berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan. Kami berharap laporan ini dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan berharga bagi tim maupun pihak pembimbing.
Deskripsi Usaha : program ini, teknologi dan inovasi yang akan diterapkan ditujukan untuk menjawab tiga aspek utama permasalahan mitra: desain motif sutera, penggunaan pewarna alami, dan penguatan akses pasar internasional melalui pemanfaatan teknologi digital. Inovasi dikembangkan melalui pendekatan berbasis riset dan pengalaman empiris tim pengusul, serta didukung oleh hasil penelitian terdahulu. Pertama, dalam aspek desain motif sutera, teknologi digital akan diterapkan melalui pemanfaatan perangkat lunak desain grafis berbasis vektor seperti CorelDRAW dan Adobe Illustrator. Penggunaan software ini memungkinkan transformasi motif tradisional menjadi file desain digital berkualitas tinggi (.AI/.EPS) yang siap cetak dan produksi. Peralatan pendukung berupa komputer dengan spesifikasi RAM minimal 8GB, tablet gambar (Wacom Intuos), dan layar desktop berukuran 15–21 inci digunakan untuk menunjang presisi desain. Digitalisasi ini mempercepat proses inovasi motif, memungkinkan dokumentasi motif secara sistematis, serta kompatibel dengan mesin cetak tekstil modern. Teknologi ini telah berhasil diimplementasikan dalam pelatihan UMKM Batik Digital di Jawa Tengah (Lestari & Widodo, 2021). Kedua, inovasi pada aspek pewarnaan alami dirancang dengan pendekatan ramah lingkungan berbasis sumber daya lokal. Pewarna alami yang digunakan berasal dari tanaman asli Kabupaten Wajo, seperti daun Indigofera, kulit kayu secang, biji pinang, daun mangga, kulit buah manggis, daun jati, dan daun ketapang. Proses pewarnaan dilakukan dengan teknik ekstraksi pigmen, pemanasan larutan, dan fiksasi menggunakan zat alami seperti tawas dan kapur. Peralatan utama terdiri dari drum stainless steel berkapasitas 60 liter, kompor pemanas, dan pengaduk. Metode ini memungkinkan pewarnaan merata dengan kontrol suhu dan waktu yang presisi, serta menghasilkan kain dengan warna tahan luntur dan ramah lingkungan. Teknologi ini dikembangkan berdasarkan riset tim dosen Universitas Hasanuddin (2022–2024) dan diuji oleh Pusat Penelitian Batik dan Tenun (2020) dengan hasil pewarnaan tahan cuci dan sinar UV. Ketiga, untuk aspek akses pasar, penguatan dilakukan melalui strategi digital marketing berbasis marketplace internasional seperti Etsy, Alibaba, dan Trade Indonesia. Mitra akan dilatih dalam pembuatan katalog digital, optimalisasi deskripsi produk dengan SEO, serta integrasi dengan layanan logistik ekspor. Diperlukan akun marketplace, website produk, dan kamera resolusi tinggi untuk dokumentasi. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan akses pasar dan ekspor produk tekstil UMKM di Sulawesi Selatan (Nurhayati et al., 2022).
Penutup : Melihat kondisi tersebut, tim SUTERA KITA berinisiatif menciptakan produk kerajinan tangan berupa sutera bag. Produk ini diharapkan mampu menghadirkan kesan elegan sekaligus mempromosikan kekayaan budaya lokal dalam bentuk yang lebih modern dan fungsional. Selain itu, program ini juga menjadi wadah pembelajaran kewirausahaan bagi mahasiswa agar mampu mengembangkan ide kreatif menjadi usaha nyata.
