Loading...

Detail Bisnis

Sebayo From Aceh Gayo Roots to Global Routes

Nama Bisnis : Sebayo From Aceh Gayo Roots to Global Routes

Kategori Usaha : Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan

Tahapan Usaha : Tahapan Awal

Merek/ Nama Produk : SEBAYO

Nama Komunitas : PaDI UMKM

NIB : 0806240034094

Tahun NIB : 2147483647


Nama Institusi : Universitas Malikussaleh

Platform Penjualan : Instagram, Facebook, Tik-Tok

Akun Media Sosial : sebayo.id

Situs Bisnis :

Lokasi Bisnis : Desa Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh

Link GMaps : https://maps.app.goo.gl/6P1wFVmHv2Kcpd6s7


Latar Belakang : Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan sumber daya, termasuk Batik sebagai bahan lokal yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam sektor manapun. Diantaranya jasa, perdagangan dan pariwisata, salah satu sektor yang memiliki prospek menjanjikan adalah kegiatan usaha dibidang pelestarian Batik. Batik juga merupakan warisan budaya tak benda (Intangible Cultural Heritage) yang secara resmi telah ditetapkan oleh UNESCO sejak 2 Oktober 2009. Pengakuan ini menandai batik sebagai warisan budaya Indonesia yang berharga dan diakui dunia. Salah satu olahan khususnya yaitu produk alas kaki seperti sepatu. Namun, pemanfaatan bahan-bahan khas daerah dalam produksi sepatu masih tergolong minim dan kurang mendapat perhatian serius terutama di Aceh. Padahal, setiap daerah di Indonesia memiliki kekayaan bahan alam dan kain tradisional, seperti tenun, songket, batik, kulit alami yang memiliki karakteristik unik dan nilai estetika tinggi. Penggunaan bahan-bahan tersebut tidak hanya mampu menghasilkan produk sepatu yang berdaya saing dan bernilai seni, tetapi juga dapat menjadi bentuk pelestarian budaya lokal serta pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Sama seperti usaha yang kami dirikan yaitu SEBAYO (Sepatu Batik Aceh Gayo) yang merupakan produk sepatu yang nyaman dipakai serta dihiasi dengan motif kain batik khas Aceh dan Gayo yang dapat memberikan nilai unik dan karakteristik daerah sehingga dapat mencerminkan kekhasan daerah Aceh dan Gayo. Selain memperkaya ragam produk lokal, inisiatif ini juga berpotensi besar dalam meningkatkan perekonomian daerah melalui pemberdayaan pengrajin lokal, pelestarian budaya tradisional, serta pengembangan UMKM di sektor sepatu berbahan khas Aceh dan Gayo. Keunggulan produk ini selain motif yang unik juga dapat memberikan nilai estetika dan unik menjadikan produk SEBAYO lebih terjangkau dan ramah di kantong bagi pembeli. Produk ini juga merupakan satu-satunya produk sepatu yang mengangkat khas batik daerah provinsi Aceh dan setelah kami menganalisa tidak ada usaha yang mengolah ataupun memanfaatkan khas batik tersebut. Sehingga, SEBAYO menjadi usaha yang bertujuan untuk mendekatkan anak-anak, remaja (Generasi Z) bahkan orang tua dengan kebudayaan nusantara yang diaplikasikan kedalam motif sepatu.

Deskripsi Usaha : Usaha SEBAYO dikategorikan kedalam usaha Jasa, Pariwisata dan Perdagangan dimana usaha ini menjual produk tradisional yang didesain agar mengikuti tren sepatu masa kini yang berbahan dasar batik khas Aceh dan Gayo dan dapat menjadikan salah satu dalam melestarikan budaya lokal. Usaha ini sejalan dengan tujuan dari Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yaitu SDGs 1 - Tanpa Kemiskinan (no poverty). Dengan adanya usaha SEBAYO ini pemberdayaan pengrajin lokal menciptakan sumber penghasilan tetap bagi masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar termasuk pangan. Sehingga lapangan pekerjaan ini mampu mendorong pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran seperti mengajak anak-anak putus sekolah, masyarakat yang mempunyai skill dalam mengembangkan dan mengolah suatu produk menjadi lebih inovatif untuk membuka usaha sendiri kedepannya. e) Usaha ini juga sejalan dengan SDGs 8 – Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (decent work and economic growth). Keinginan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh dalam program prioritas yang mendukung ekonomi kreatif yang berkaitan dengan UMKM, inovasi kreatif lokal dan juga hilirisasi sehingga mendorong integrasi antara sektor industri jasa, pariwisata dan perdagangan budaya dengan kemasan pemasaran yang tepat produk SEBAYO mampu bersaing di pasar modern sekaligus memperkuat jati diri bangsa sampai global. Target pasar untuk usaha SEBAYO adalah semua kalangan yang terutamanya kelompok pecinta budaya lokal, yang menemukan fashionnya dalam melestarikan dan mengoleksi budaya daerah Aceh. Harga produk juga murah dan terjangkau. Sehingga konsumen dapat menikmati produk lokal tampa harus memikirkan budget yang besar. Produk ini lebih banyak diminati oleh mahasiswa dan pegawai. Produk sepatu SEBAYO memiliki keindahan motif khas batik daerah yang ramah lingkungan, simple dan harganya yang terjangkau. Selain itu juga nyaman dipakai dan fleksibel bagi semua kalangan sehingga dapat digunakan dalam berbagai aktivitas seperti acara formal (pesta, rapat dan seminar) hingga acara non-formal (nongkrong, kuliah dan traveling). Inovasi utama produk ini adalah mengangkat kain batik sebagai elemen utama dalam desain sepatu. Memadukan seni tradisional daerah dengan kenyamananan masa kini. Langkah batik terletak pada teknik pelapisan batik pada bahan sepatu yang tahan lama, anti luntur, sol fleksibel adaptif yang menyesuaikan tekanan kaki pengguna sehingga nyaman buat digunakan. Sol sepatu dibuat dari karet daur ulang yang ramah lingkungan, menjadikan produk ini tak hanya bernilai tetapi juga berkelanjutan. Dengan adanya produk SEBAYO ini menjadikan setiap langkah sebagai bentuk pelestarian budaya, sekaligus expresi gaya yang modern dan bangga menjadi akan warisan Indonesia. Diharapkan mampu memperkenalkan produk SEBAYO keseluruh penjuru Indonesia dengan memanfaatkan media agar produk dari provinsi Aceh yang menggunakan batik ini dapat diketahui sebagai produk yang unggul dan mampu memberikan kenyamanan bagi semua kalangan.

Penutup : Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga tim kami dapat menyelesaikan proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) ini dengan baik. Berkat dukungan, bimbingan, serta kerja sama dari berbagai pihak, kami tidak hanya berhasil memperoleh pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Diktiristek, Kemdikbudristek, tetapi juga mendapatkan kehormatan untuk lolos sebagai peserta KMI Expo tahun ini. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari peran banyak pihak. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang telah memberikan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa dan kemampuan kewirausahaan melalui program P2MW. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada pimpinan perguruan tinggi, dosen pembimbing, serta unit kewirausahaan kampus yang senantiasa memberikan bimbingan, dukungan moral, dan motivasi selama proses penyusunan hingga pelaksanaan kegiatan ini. Tidak lupa, kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga kegiatan kami dapat berjalan dengan lancar. Kami menyadari bahwa setiap capaian yang diraih merupakan hasil dari kerja sama, kolaborasi, dan semangat kebersamaan seluruh pihak yang terlibat. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal bagi kami untuk terus berinovasi, mengembangkan usaha yang berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan kewirausahaan mahasiswa di Indonesia. Kami berharap, dukungan dan sinergi ini dapat terus terjalin demi lahirnya generasi muda yang kreatif, mandiri, dan berjiwa wirausaha.