Loading...

Detail Bisnis

Pengembangan Usaha Saos Sehati Kababe Dari Limbah Kepala Ikan...

Nama Bisnis : Pengembangan Usaha Saos Sehati Kababe Dari Limbah Kepala Ikan Selar Kuning Sebagai Penyedap Rasa Yang Sehat dan Oleh Oleh Untuk Mendukung Pariwisata Bangka Belitung

Kategori Usaha : Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan

Tahapan Usaha : Tahapan Bertumbuh

Merek/ Nama Produk : Saos Ikan AB

Nama Komunitas : Ikatan Mahasiswa Muslimpreneur (IMMI) Bangka Belitung dan Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bangka Belitung

NIB : 0908250056793

Tahun NIB : 2025


Nama Institusi : Universitas Bangka Belitung

Platform Penjualan : Shopee, WhatsApp Business, Instagram, dan Facebook

Akun Media Sosial : Instagram (@ab_saos), Facebook (@Dencis Id), TikTok (@KaBaBe official)

Situs Bisnis : https://linktr.ee/Sehatikababep2mw2024

Lokasi Bisnis : Jln. Belibis Raya 181, Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, 33173, Kepulauan Bangka Belitung

Link GMaps : https://g.co/kgs/sZzQQQ4


Latar Belakang : ‎Indonesia merupakan salah satu negara yang terkenal dengan berbagai ‎macam olahan kulinernya. Akan tetapi, kelezatan kuliner tersebut tidak ‎terlepas dari penyedap rasa sintetis. Salah satu bahan penyedap rasa sintetis ‎yang kerap dikonsumsi oleh masyarakat adalah Monosodium Glutamat (MSG) ‎atau sering dikenal dengan istilah micin (Rochmah dan Utami, 2022). ‎Mengkonsumsi MSG yang berlebihan dan dalam jangka waktu yang panjang ‎dapat memicu kerusakan pada otak, memicu peradangan hati dan menghambat ‎perkembangan kecerdasan anak serta mengakibatkan kerusakan pada sistem ‎saraf dan kanker (Haq, 2015). Oleh karena itu, meminimalisasi pemberian ‎MSG pada olahan makanan dapat mengurangi risiko yang ditimbulkan. Dalam ‎hal ini, menandakan bahwa perlunya inovasi pengganti penyedap rasa sintetis ‎dari bahan yang aman sehingga bertransformasi menjadi penyedap rasa yang ‎sehat. angka Belitung merupakan salah satu provinsi yang memiliki destinasi ‎wisata yang menarik. Di samping itu, olahan kuliner yang terus mengikuti tren ‎saat ini membuat makanan siap saji semakin melejit maupun pembuatan snack ‎tidak terlepas dari penggunaan penyedap rasa MSG. Keberadaan destinasi ‎wisata ini selalu memberikan peluang bagi para pelaku usaha khususnya di ‎bidang makanan yang menjual produk-produknya.Oleh karena itu, perlunya perhatian khusus terutama pada bahan-ahan makanan yang dibuat. Diharapkan adanya inovasi produk dan trobosan terbaru dalam mengolah makanan menggunakan penyedap rasa yang sehat ‎yang tak hanya diterapkan oleh masyarakat Bangka Belitung melainkan juga ‎oleh masyarakat Indonesia dan mancanegara pada umumnya. Hal ‎ini dapat memberikan kontribusi terhadap pentingnya kesehatan yang dimana ‎memiliki kaitan erat dalam mewujudkan tujuan dari Sustainable Development ‎Goals (SDGs) pada poin ke-3 yaitu Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan. ‎Dengan demikian, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ‎kesehatan sehingga dapat mengurangi risiko penyakit atau kematian di masa ‎mendatang. ‎ ‎selain itu, sikap tanggungjawab tim untuk memanfaatkan limbah kepala ikan selar kuning turut menghadirkan produk inovatif yang dapat dikonsumsi dengan aman. Ikan selar kuning sangat melimpah Ketersediannya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung khususnya di Desa ‎Batu Belubang yang lokasinya dekat dengan pantai. Pemanfaatan ikan selar ‎kuning di masyarakat tersebut hanya dibuat menjadi olahan makanan saja, ‎seperti dipindang, digoreng, dan sebagainya. Tentu saja, pada proses pembuatannya ‎meninggalkan limbah berupa kepala ikan yang tidak dimanfaatkan lagi. Oleh ‎karena itu, sebagai upaya memanfaatkan limbah kepala ikan yang masih segar ‎tersebut kami jadikan produk inovatif yaitu membuat saos. Memanfaatkan ‎limbah sekaligus mengurangi limbah organik di lingkungan dengan tetap ‎menjalankan protokol kesehatan produksi dan memberikan produk yang sehat ‎bagi masyarakat dapat menciptakan peluang ekonomi sehingga hal ini selaras ‎dengan tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin ke- ‎12 yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab. Produksi  tersebut melahirkan produk inovatif yang bernama saos ikan AB yang didirikan oleh tim bisnis Saos Sehati Kababe. Saos ikan AB ialah saos yang terbuat dari limbah kepala ikan selar kuning sebagai penyedap rasa yang sehat. Tak hanya itu, produk ini adalah salah satu identitas pertama di Bangka Belitung yang dijadikan sebagai oleh-oleh untuk mendukung pariwisata Bangka Belitung. ‎ ‎Bangka Belitung memiliki beragam tempat desa wisata yang mampu memikat para wisatawan lokal, nasional, bahkan lintas negara untuk berkunjung disini. Hal ini tentunya didorong oleh pengembangan tempat wisata yang terus meningkat. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Provinsi Bangka Belitung menunjukkan bahwa hingga tahun 2023 terdapat 77 tempat wisata yang tersebar di seluruh kabupaten. Kabupaten dengan jumlah desa wisata yang paling banyak berada di Kabupaten Belitung sebanyak 20. Kemudian disusul dengan ‎Kabupaten Belitung Timur dan Kabupaten Bangka Barat masing-masing sebanyak 16 ‎13 tempat wisata.  Selain didukung oleh pengembangan tempat wisata beberapa kearifan lokal, produk khas, kekayaan alamnya, hingga kuliner menjadi daya tarik tersendiri. Dengan demikian, sebagai produk oleh-oleh untuk menunjang pariwisata Bangka Belitung dapat berpeluang meningkatkan perekonomian salah satunya  menjadi motor penciptaan lapangan kerja sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat. ‎

Deskripsi Usaha : Saos Sehati Kababe ialah perusahaan atau nama bisnis yang menciptakan produk saos ikan AB.  Nama AB merupakan singkatan dari "Asli Bangka" yang telah memiliki sertifikat hak cipta. Produk ini hadir sebagai alternatif penyedap rasa yang nikmat sekaligus oleh-oleh untuk mendukung pariwisata Bangka Belitung. Bisnis tersebut menciptakan saos yang memiliki tiga varian rasa yaitu pedas original, barbeque, dan pedas manis yang cocok digunakan pada beberapa makanan diantaranya nasi goreng, tumis menumis, cocolan langsung, pentol, bumbu bakar, dan lain-lain. Selain nikmat, produk telah memiliki informasi kandungan nilai gizi yang lengkap sehingga tidak diragukan lagi manfaat yang dimiliki sesuai dengan tagline dari  bisnis ini yaitu "Sehat Bergizi Pariwisata Berenergi". Selain saos, bisnis ini juga memproduksi kecap ikan yang sehat. Produk saos dan kecap ikan AB terbuat dari limbah kepala ikan selar kuning yang masih segar dan lada putih Bangka sebagai perisa alami, serta dipadukan dengan bahan lokal yang berkualitas dari supplier bahan baku. Semua produk tidak mengandung bahan tambahan penyedap monosodium glutamat (MSG) dan telah terverifikasi kehalalannya sehingga aman untuk dikonsumsi. Saos ikan AB memiliki 3 jenis kemasan yaitu kemasan sachet ukuran 50 gram, botol 100 ml, dan spout pouches 250 gram. Sedangkan kecap ikan AB dikemas dalam botol 140 ml. ‎ ‎Saos Sehati Kababe telah memiliki berbagai mitra, mulai dari mitra produksi yang memberdayakan ibu-ibu Rumah tangga dan mitra pemasaran. Sebagai produk oleh-oleh khas Bangka Belitung, produk ini telah dipasarkan di toko oleh-oleh Godai Sejiwa dan Piala Snack yang ada di Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung dan restoran tempat makan. Sehingga para wisatawan lokal, nasional, bahkan mancanegara dapat menikmati produk ini secara langsung dan oleh-oleh khas Bangka Belitung. Untuk memperkuat kedudukannya sebagai  oleh-oleh, produk dikemas dalam kemasan kotak maupun paperbag sesuai keinginan pembelian konsumen. Konsumen potensial saat ini telah tersebar di daerah lokal dan nasional. Segmen pasar pada bisnis ini adalah seluruh masyarakat yang memiliki pola hidup sehat, para pelaku usaha, ibu-ibu rumah tangga, hingga para wisatawan.

Penutup : Dengan demikian, permasalahan kesehatan di Bangka Belitung bahkan seluruh Indonesia dan dunia tidak serta merta bergantung pada bahan tambahan makanan dari MSG untuk memperkuat cita rasa. Salah satu alternatif yang dapat digunakan ialah saos dan kecap ikan AB sebagai penyedap rasa yang sehat untuk memperkuat cita rasa makanan dan aman dikonsumsi, sehingga  masyarakat yang sehat maka hidup akan lebih sejahtera. Selain itu, produk inovatif yang berkelanjutan mampu meningkatkan ekonomi kreatif yang menjadikan sebagai oleh-oleh untuk menunjang pariwisata khususnya di Bangka Belitung. Pariwisata yang maju, dapat menunjang sektor ekonomi yang mapan.