Loading...

Detail Bisnis

Kawibawa Budidaya Lebah Trigona Penghasil Produk Turunan Tingg...

Nama Bisnis : Kawibawa Budidaya Lebah Trigona Penghasil Produk Turunan Tinggi Nutrisi Berbasis Pelestarian Ekosistem dan Keberlanjutan

Kategori Usaha : Budidaya

Tahapan Usaha : Tahapan Bertumbuh

Merek/ Nama Produk : KAWIBAWA.id

Nama Komunitas : Asosiasi Perlebahan Indonesia Cabang Sukabumi

NIB : 0809250033977

Tahun NIB : 2024


Nama Institusi : Institut Pertanian Bogor

Platform Penjualan : Shopee, Tiktok Shop, Tokopedia.

Akun Media Sosial : @kawibawa.id

Situs Bisnis : https://kawibawa.vercel.app/

Lokasi Bisnis : Kp. Tugu RT/RW 01/03 Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Link GMaps : https://maps.app.goo.gl/crZXTmDJrmwVUceW9


Latar Belakang : Kawibawa merupakan usaha yang bergerak di bidang budidaya lebah trigona dengan tujuan utama menghasilkan madu alami dan produk turunannya yang berkualitas tinggi. Usaha ini didirikan pada 24 Oktober 2023 dan berlokasi di Kampung Tugu, Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. Pendirian Kawibawa dilatarbelakangi oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat, khususnya dalam mengonsumsi produk-produk alami yang memiliki nilai gizi tinggi dan manfaat kesehatan lebih baik dibandingkan produk olahan berbahan kimia. Usaha Kawibawa saat ini berada pada tahap pertumbuhan dengan fokus utama pada peningkatan jumlah koloni lebah trigona, pengelolaan vegetasi pendukung produktivitas lebah, serta optimalisasi hasil produksi madu. Sejak berdiri pada tahun 2023, Kawibawa telah menunjukkan perkembangan signifikan dalam kegiatan budidaya lebah trigona. Pada awal pendiriannya, usaha ini memiliki 33 koloni lebah trigona jenis Laeviceps. Hingga Oktober 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi 43 koloni Laeviceps, 9 koloni Biroi, dan 7 koloni Itama. Setiap jenis lebah memiliki kapasitas produksi madu yang berbeda per kotak koloni dalam satu kali panen, yaitu Laeviceps menghasilkan 100–250 ml, Biroi 300–600 ml, dan Itama 800 ml hingga 1,2 liter. Diversifikasi produk juga menjadi fokus pengembangan usaha Kawibawa. Salah satu produk inovatif yang dikembangkan adalah Trivana Tea, yaitu minuman teh berbahan dasar madu trigona yang dipadukan dengan teh bunga rosella dan bunga telang. Selain itu, Kawibawa juga menghadirkan madu trigona dalam kemasan sachet untuk meningkatkan nilai jual serta memberikan kemudahan bagi konsumen dalam mengkonsumsi madu secara praktis. Kemitraan strategis menjadi bagian penting dalam memperkuat keberlanjutan bisnis dan ekosistem industri perlebahan. Kawibawa menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti Kelompok Tani Hutan (KTH) Gulir Karya dan Asosiasi Perlebahan Indonesia Cabang Sukabumi. Kolaborasi tersebut berperan dalam mendukung pengembangan usaha dari aspek produksi, pemasaran, hingga perluasan jaringan distribusi. Struktur organisasi Kawibawa terdiri dari Pengelola, Tenaga Ahli, Seller, dan Mitra yang memiliki peran serta tanggung jawab saling terintegrasi untuk memastikan keberlanjutan usaha dan pencapaian tujuan jangka panjang.

Deskripsi Usaha : Kawibawa merupakan usaha rintisan berbasis agroindustri perlebahan trigona (Trigona spp.) yang berlokasi di Sukabumi, Jawa Barat. Usaha ini berfokus pada pengolahan hasil budidaya lebah tanpa sengat menjadi produk bernilai tambah yang menyehatkan, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi. Melalui pendekatan agribisnis berkelanjutan, Kawibawa berupaya menggabungkan aspek ekonomi, sosial, dan ekologi dalam satu ekosistem usaha yang saling mendukung. Kegiatan produksi di Kawibawa menerapkan prinsip ekonomi hijau dan ramah lingkungan, di mana setiap proses dilakukan secara alami tanpa bahan kimia tambahan untuk menjaga kemurnian produk. Selain berorientasi pada kualitas hasil, Kawibawa juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat yang memungkinkan petani dan warga sekitar berpartisipasi langsung dalam kegiatan perlebahan. Produk yang dihasilkan Kawibawa meliputi Madu Trigona Murni dalam berbagai varian kemasan seperti 500 gram, 150 gram, dan sachet 11 gram yang praktis untuk konsumsi harian. Selain itu, Kawibawa juga mengembangkan produk inovatif seperti Trivana Tea, minuman herbal berbahan dasar madu trigona yang dikombinasikan dengan bunga telang dan bunga rosella. Setiap produk dirancang untuk memberikan manfaat kesehatan sekaligus mencerminkan komitmen terhadap keberlanjutan dan inovasi. Melalui pengelolaan profesional, inovasi produk, dan pemberdayaan masyarakat, Kawibawa hadir sebagai representasi usaha agribisnis modern yang mengedepankan prinsip “Natural Health, Sustainable Future.” Kawibawa tidak hanya menghadirkan madu sebagai komoditas unggulan, tetapi juga sebagai simbol harmoni antara manusia, alam, dan keberlanjutan ekonomi daerah.

Penutup : Kawibawa memiliki tekad kuat untuk berkembang secara berkelanjutan dan menjadi pelopor dalam industri madu trigona di Indonesia. Melalui inovasi dalam budidaya serta penerapan strategi pemasaran yang efektif, Kawibawa berkomitmen membangun ekosistem usaha yang tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Cita-cita besar tim Kawibawa adalah memperluas jangkauan pasar hingga tingkat nasional dengan menjadikan Kampung Tugu sebagai pusat produksi madu berbasis komunitas. Melalui inisiatif ini, setiap rumah di Kampung Tugu diharapkan memiliki koloni lebah trigona yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa. Upaya untuk mewujudkan visi tersebut dilakukan melalui penyusunan grandplan jangka panjang yang mencakup peningkatan kapasitas produksi dengan budidaya lebah trigona jenis Itama, pengembangan produk turunan seperti Trivana Tea, serta optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial dan platform e-commerce. Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Kawibawa optimis dapat tumbuh menjadi produsen madu trigona terkemuka di Indonesia yang berkontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekonomi lokal.