Nama Bisnis : Keripik Pisang Lumer
Kategori Usaha : Makanan dan Minuman
Tahapan Usaha : Tahapan Bertumbuh
Merek/ Nama Produk : Crunchiess.id
Nama Komunitas : Festival Ahad Kota Lhokseumawe
NIB : 0205240081741
Tahun NIB :
Nama Institusi : Politeknik Negeri Lhokseumawe
Platform Penjualan : Tiktok Shop, shopee
Akun Media Sosial : Crunchiess_id
Situs Bisnis : https://crunchiess.biz.id/
Lokasi Bisnis : Jl. Ps. Inpres, Kuta Blang, Kec. Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh
Link GMaps : https://maps.app.goo.gl/n2TiL8kfZcpMDbUx9
Latar Belakang : Indonesia merupakan salah satu negara penghasil pisang terbesar di dunia, namun pemanfaatannya sering kali masih bersifat konvensional dan belum memberi nilai tambah secara optimal. Banyak petani pisang di daerah-daerah, mengalami kesulitan menjual hasil panen mereka saat musim melimpah karena kurangnya inovasi pengolahan. Pisang dipilih sebagai bahan baku utama dalam produk ini karena memiliki sejumlah keunggulan yang mendukung baik dari segi ketersediaan, gizi, maupun potensi pengolahan yang menjadikannya pilihan tepat untuk diolah menjadi produk pangan sehat dan bergizi. Selain itu, rasa manis alami pada pisang dapat mengurangi kebutuhan penggunaan gula tambahan, sehingga menghasilkan produk yang lebih ramah bagi kesehatan konsumen. Pisang menjadi bahan baku yang sangat prospektif, khususnya dalam mendukung pertumbuhan industri pangan lokal dan UMKM. Berdasarkan potensi tersebut, Crunchiess.id dikembangkan sebagai unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi makanan ringan berbahan dasar pisang. Didirikan pada tahun 2023 di Kabupaten Aceh Utara. Crunchiess.id mulai merintis dengan modal awal sebesar Rp600.000 yang digunakan untuk produksi perdana dan pengadaan kemasan. Sejak awal pendiriannya, usaha ini telah berpartisipasi dalam beberapa kegiatan bazar dan memasarkan produk ke tiga swalayan lokal, lima warung , serta beberapa toko oleh-oleh. Crunchiess.id termasuk dalam kategori industri rumah tangga pangan olahan yang mengutamakan inovasi produk berbasis potensi lokal. Inovasi ini dilakukan dengan menambahkan varian rasa seperti cokelat, tiramisu, matcha untuk meningkatkan daya tarik produk serta memenuhi selera konsumen dari berbagai kalangan. Dalam hal pemasaran, media sosial sebagai sarana utama untuk membangun brand dan meningkatkan daya saing. Desain kemasan yang menarik, gaya penyajian yang kekinian, serta konten digital yang engaging menjadi strategi utama untuk menjangkau target pasar. Dengan kombinasi antara inovasi produk, kekuatan visual, dan pendekatan sosial, kami sangat optimis dapat berkembang di pasar lokal maupun nasional, bahkan memiliki potensi untuk merambah pasar internasional di masa mendatang.
Deskripsi Usaha : Crunchiess.id merupakan unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang industri pangan olahan berbasis komoditas lokal, khususnya pisang. Usaha ini didirikan pada tahun 2023 di Kabupaten Aceh Utara dengan tujuan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian melalui inovasi produk "keripik pisang lumer" yang memiliki rasa seperti matcha, cokelat, dan tiramisu. Dengan modal awal sebesar Rp600.000, Crunchiess.id telah berhasil melakukan produksi dan distribusi produk ke beberapa saluran pemasaran, meliputi tiga swalayan lokal, lima warung, serta sejumlah toko oleh-oleh. Strategi pemasaran difokuskan pada pemanfaatan media digital melalui perancangan kemasan yang menarik dan penyajian konten promosi yang adaptif terhadap tren konsumen muda. Sebagai bagian dari industri rumah tangga pangan olahan, Crunchiess.id berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi berbasis potensi lokal guna memperkuat daya saing produk di pasar nasional serta membuka peluang ekspansi menuju pasar internasional di masa mendatang
Penutup : Melalui kegiatan KMI Expo 2025, Keripik Pisang Lumer dapat dikenal lebih luas sebagai produk inovatif berbasis potensi lokal. Dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak sangat diharapkan agar usaha ini dapat berkembang menjadi bisnis yang mandiri, berdaya saing, serta berkontribusi bagi pemberdayaan petani dan penciptaan lapangan kerja.
