Nama Bisnis : BonKelor Kendari Inovasi Pangan Lokal Berbasis Cakalang Katsuwonus pelamis dan Kelor Moringa oleifera untuk Pencegahan Stunting dan Penggerak Ekonomi Pesisir Sulawesi Tenggara
Kategori Usaha : Makanan dan Minuman
Tahapan Usaha : Tahapan Awal
Merek/ Nama Produk : BonKelor Kendari
Nama Komunitas :
NIB : 2107250078441
Tahun NIB : 2025
Nama Institusi : STIKES Pelita Ibu
Platform Penjualan : Shopee, WhastApp, Fecebook, Instagram,Tiktok
Akun Media Sosial : @bonkelor_kendari
Situs Bisnis :
Lokasi Bisnis : Jl, Padat karya Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli
Link GMaps : https://maps.app.goo.gl/NBkdEbcryb1oaero8?g_st=aw
Latar Belakang : Pernyataan Presiden bahwa "Memberi makan bergizi untuk seluruh anak-anak Indonesia, termasuk yang masih dalam kandungan Ibu dan selama sekolah, adalah jawaban untuk segera menuntaskan masalah stunting."Kami tinggal di daerah pesisir Sulawesi Tenggara, wilayah yang kaya akan sumber daya laut, khususnya ikan cakalang. Dengan volume mencapai 7.756 ton, Sulawesi Tenggara masih menjadi provinsi dengan pasokan cakalang terbanyak di Indonesia. Ironisnya, meskipun hasil laut melimpah dan mudah diakses, masih banyak masyarakat yang belum mampu mengelola ikan tersebut dengan baik. Akibatnya, banyak ikan hasil tangkapan yang akhirnya terbuang sia-sia karena tidak segera diolah dengan optimal. Di sisi lain, masih banyak anak-anak, balita, dan ibu hamil di daerah kami yang mengalami kekurangan gizi yang dimana menyebabkan stunting. Mereka cenderung lebih memilih makanan instan karena dianggap lebih praktis dan lezat, padahal makanan tersebut umumnya rendah kandungan gizi dan tidak ideal untuk mendukung pertumbuhan yang sehat Melihat masalah ini sebagai peluang besar, kami menciptakan produk makanan siap saji yang sehat dan bergizi dalam bentuk abon. Dengan mengolah potensi lokal seperti ikan cakalang dan daun kelor, kami percaya bisa mengatasi masalah stunting melalui penyediaan makanan kaya nutrisi yang praktis dan digemari berbagai kalangan. Ikan cakalang kaya akan protein, omega-3, dan zat besi, sementara daun kelor mengandung vitamin A, C, dan kalsium yang sangat penting untuk pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Produk BonKelor Kendari kami hadir sebagai alternatif makanan instan yang lebih sehat, menggantikan kebiasaan mengonsumsi makanan seperti mi instan yang rendah nilai gizi. Kami juga bekerja sama dengan nelayan dan petani lokal sebagai mitra utama dalam penyediaan bahan baku. Dengan begitu, usaha ini tidak hanya mendorong pola makan sehat, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal secara inklusif dan berkelanjutan. Inisiatif ini merupakan bagian dari pendekatan ekonomi biru (blue economy) yang dimana pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta menjaga kelestarian ekosistem laut. Dengan mengolah hasil tangkapan laut menjadi produk bernilai tambah seperti abon cakalang, kami berkontribusi dalam mengurangi limbah ikan, memberdayakan masyarakat pesisir, dan menjaga keseimbangan ekologi laut. Ke depannya, kami memiliki visi untuk menjadikan BonKelor sebagai produk unggulan yang tak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Dengan mengangkat kekayaan sumber daya alam dan kearifan lokal Sulawesi Tenggara, kami yakin BonKelor memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global, terlebih di tengah meningkatnya tren konsumsi makanan sehat dan bergizi di seluruh dunia.
Deskripsi Usaha : BonKelor Kendari adalah sebuah usaha industri rumahan kreatif yang bergerak di bidang produk pangan sehat berbahan baku daun kelor (Moringa oleifera). Usaha ini lahir dari kepedulian terhadap permasalahan gizi di Sulawesi Tenggara, terutama pada balita, anak-anak, dan ibu hamil yang masih banyak mengalami kekurangan gizi dan risiko stunting. Dengan memanfaatkan potensi lokal, BonKelor Kendari menghadirkan inovasi makanan bergizi dalam bentuk yang praktis, modern, dan disukai oleh semua kalangan. Produk utama kami adalah “BonKelor”, yaitu makanan sehat berbahan dasar daun kelor yang dipadukan dengan bahan alami berkualitas, sehingga menghasilkan cita rasa lezat dan kaya nutrisi. BonKelor dirancang tidak hanya sebagai camilan, tetapi juga sebagai nutrisi tambahan (nutrasetikal) yang dapat membantu meningkatkan kesehatan keluarga.
Penutup : Melalui pengembangan produk BonKelor Kendari, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan gizi masyarakat, khususnya di Sulawesi Tenggara. Pemanfaatan daun kelor sebagai bahan baku utama menjadi langkah strategis untuk menghadirkan produk pangan sehat, bergizi, dan bernilai ekonomis, sekaligus mendorong pemberdayaan potensi lokal. Kami meyakini bahwa inovasi pangan berbasis kearifan lokal memiliki peluang besar untuk tumbuh dan bersaing di pasar modern. Dengan dukungan masyarakat, mitra usaha, dan berbagai pihak yang memiliki visi yang sama, BonKelor Kendari siap berkembang menjadi produk unggulan daerah yang tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Semoga usaha ini dapat terus berinovasi, memberikan manfaat, serta menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas.
