Loading...

Detail Bisnis

BlueBloom Herbal

Nama Bisnis : BlueBloom Herbal

Kategori Usaha : Makanan dan Minuman

Tahapan Usaha : Tahapan Awal

Merek/ Nama Produk : BlueBloom Herbal

Nama Komunitas : Forum petani bunga Telang dan jual beli bunga telang Jawa timur & nusantara

NIB : 2208250114913

Tahun NIB : 2025


Nama Institusi : Universitas Brawijaya

Platform Penjualan : Shopee

Akun Media Sosial : @bluebloom_herbal

Situs Bisnis : https://www.instagram.com/bluebloom_herbal/

Lokasi Bisnis : Labortatorium Kewirausahaan FTP UB, Jalan Veteran, Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, 65145.

Link GMaps : https://g.co/kgs/BkPq1eX


Latar Belakang : Teh merupakan minuman yang sangat populer di Indonesia dengan konsumsi mencapai 0,38 kg per kapita per tahun. Namun, muncul isu baru terkait keamanan pangan akibat keberadaan mikroplastik dalam kantong teh konvensional. Studi ECOTON menunjukkan bahwa sebagian besar teh celup di Indonesia mengandung mikroplastik yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan jangka panjang. Di sisi lain, kesadaran masyarakat terhadap produk aman dan alami terus meningkat, terbukti dari naiknya indeks kesadaran BPOM dari 81,56 (2022) menjadi 84,67 (2023). Melihat tren ini, dibutuhkan inovasi teh yang sehat, aman, dan ramah lingkungan. Dari sinilah Bluebloom Herbal lahir sebuah produk teh herbal berbahan dasar bunga telang (Clitoria ternatea) yang kaya antioksidan, dikemas dengan teknologi edible film yang dapat dikonsumsi dan bebas mikroplastik.

Deskripsi Usaha : Bluebloom Herbal adalah inovasi teh herbal premium yang menggabungkan manfaat kesehatan bunga telang dengan konsep keberlanjutan lingkungan melalui edible tea bag berbahan pati singkong, gliserin, dan aquades. Produk ini tidak meninggalkan limbah karena kantong tehnya dapat dikonsumsi langsung. Dari sisi manfaat, bunga telang terbukti memiliki aktivitas antioksidan tinggi (IC50 27,75 μg/mL) yang mampu menangkal radikal bebas dan mencegah penyakit degeneratif seperti hipertensi serta diabetes. Bluebloom menargetkan konsumen urban berusia 20–45 tahun dengan gaya hidup sehat dan peduli lingkungan. Harga jual ditetapkan sebesar Rp10.000 per pack, dengan strategi pemasaran digital berbasis AIDA (Attention–Interest–Desire–Action), serta kolaborasi dengan influencer kesehatan dan green lifestyle. Produk dipasarkan melalui marketplace (Shopee, Tokopedia) dan kanal langsung (Instagram & WhatsApp). Bluebloom dikelola oleh tim tiga orang: Faiz (CEO), Azka (CFO), dan Nabila (CPO), yang bekerja bersama dalam riset, produksi, dan ekspansi bisnis.

Penutup : Bluebloom Herbal hadir sebagai solusi inovatif di industri teh herbal Indonesia dengan visi menciptakan produk sehat, aman, dan berkelanjutan. Inovasi edible packaging menjadikan Bluebloom pionir dalam mengurangi limbah plastik sekaligus mendukung ekonomi lokal melalui pemanfaatan bahan baku seperti bunga telang dan pati singkong dari petani Indonesia. Ke depan, Bluebloom berkomitmen memperluas jangkauan ke toko herbal, kafe sehat, dan swalayan modern, sembari terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi ramah lingkungan. Bluebloom bukan hanya minuman teh, melainkan simbol gaya hidup baru: sehat untuk tubuh, baik untuk bumi.