Nama Bisnis : Biskuit Sehat Dari Tepung Pisang Cavendish
Kategori Usaha : Makanan dan Minuman
Tahapan Usaha : Tahapan Awal
Merek/ Nama Produk : BISKAVISH
Nama Komunitas :
NIB : 0309250159948
Tahun NIB : 2025
Nama Institusi : Universitas Malikussaleh
Platform Penjualan : @biskavish
Akun Media Sosial : @p2mw_biskavish
Situs Bisnis :
Lokasi Bisnis : Kecamatan Muara Satu, Blang Pulo
Link GMaps : https://maps.app.goo.gl/LGWUXgXDgQyTGZRk6
Latar Belakang : Kabupaten Bener Meriah merupakan salah satu daerah penghasil pisang Cavendish terbesar di Provinsi Aceh. Meskipun memiliki potensi besar sebagai komoditas ekspor, para petani setempat masih menghadapi berbagai kendala, terutama akibat standar mutu ekspor yang sangat ketat. Banyak buah pisang yang tidak lolos seleksi pasar hanya karena bentuknya tidak seragam, kulitnya sedikit cacat, atau terjadi kelebihan produksi. Kondisi ini menyebabkan munculnya limbah pascapanen dalam jumlah besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, pisang Cavendish memiliki kandungan gizi yang tinggi dan tetap layak konsumsi meskipun tidak memenuhi standar estetika ekspor. Permasalahan tersebut mendorong munculnya gagasan inovatif dari mahasiswa Universitas Malikussaleh melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), untuk menciptakan solusi berbasis kewirausahaan sosial. Dari hasil penelitian dan observasi lapangan, tim menemukan potensi besar dalam mengolah pisang Cavendish reject menjadi produk bernilai tambah tinggi, salah satunya dengan menjadikannya tepung pisang sebagai bahan utama pembuatan biskuit sehat. Produk ini kemudian diberi nama BISKAVISH (Biskuit Sehat dari Tepung Pisang Cavendish). Inovasi Biskavish tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada nilai sosial dan lingkungan. Melalui pemanfaatan bahan lokal, usaha ini membantu mengurangi limbah pertanian, meningkatkan pendapatan petani, serta menciptakan lapangan kerja baru di daerah. Dari sisi konsumen, Biskavish hadir sebagai alternatif camilan sehat, bergizi, bebas gluten, dan tanpa pengawet berbahaya—sesuai dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat. Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan program prioritas nasional “Makan Bergizi Gratis (MBG)” yang digagas pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah. Dengan positioning sebagai “Camilan Lokal Sehat untuk Anak Cerdas”, Biskavish menyasar segmen anak-anak dan remaja (Gen Alpha dan Gen Z), serta orang tua dari kalangan Gen Y yang peduli terhadap kesehatan keluarga. Melalui dukungan Program P2MW, tim Biskavish berhasil mengembangkan produk dari tahap riset hingga uji pasar, memperkuat branding digital, serta menjalin kemitraan dengan koperasi dan UMKM lokal. Dengan demikian, Biskavish tidak hanya menjadi contoh nyata hilirisasi hasil riset perguruan tinggi, tetapi juga menjadi model bisnis berkelanjutan yang memberi dampak positif bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Deskripsi Usaha : BISKAVISH merupakan usaha rintisan yang bergerak di bidang makanan sehat dengan produk utama berupa biskuit bergizi berbahan dasar tepung pisang Cavendish lokal. Produk ini dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Malikussaleh melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) sebagai bentuk inovasi dan pemberdayaan masyarakat petani di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Usaha ini hadir dari permasalahan limbah pascapanen pisang Cavendish yang tinggi akibat ketidakterpenuhinya standar ekspor. Dengan mengolah pisang yang ditolak pasar menjadi tepung pisang, kemudian diolah menjadi biskuit sehat bebas gluten dan tanpa bahan pengawet, BISKAVISH menghadirkan solusi konkret terhadap isu pangan, gizi, dan lingkungan. Profil Usaha a. Nama Usaha: Biskuit Sehat dari Tepung Pisang Cavendish (BISKAVISH). b. Bidang Usaha: Makan dan Minum. c. Produk: Biskuit sehat berbasis tepung pisang, bebas gluten dan pengawet, diperkaya gizi. d. Target Pasar: Anak sekolah (PAUD–SMA), Gen Z, dan orang tua peduli gizi. e. Unique Selling Point (USP): Memanfaatkan pisang lokal non-ekspor, ramah lingkungan. Tujuan Mulia a. Mengurangi limbah pascapanen pisang Cavendish. b. Meningkatkan kesejahteraan petani lokal. c. Mendukung program prioritas nasional “Makan Bergizi Gratis (MBG)”. d. Menyediakan alternatif makanan bergizi dan mudah dijangkau. e. Mendorong inovasi lokal berbasis kewirausahaan sosial. f. Meningkatkan kesadaran gizi Masyarakat. g. Mengembangkan model bisnis inklusif dan ramah lingkungan. Dampak bagi masyarakat a. Sosial: Memberikan akses camilan sehat dan mendukung tumbuh kembang anak sekolah b. Ekonomi: Membuka peluang peningkatan pendapatan petani pisang, menciptakan lapangan kerja baru bagi pemuda dan perempuan desa. c. Lingkungan: Mengurangi limbah pisang Cavendhis yang sebelumnya terbuang, mendukung konsep ekonomi sirkular, serta mengurangi potensi pencemaran lingkungan.
Penutup : Biskavish hadir sebagai inovasi camilan sehat berbasis tepung pisang Cavendish yang mampu menjawab dua masalah sekaligus, yaitu mengurangi limbah pisang non-ekspor dan menyediakan alternatif camilan sehat, bergizi, dan terjangkau. Melalui program P2MW, tim berhasil mengembangkan prototipe, melakukan uji pasar, serta membangun strategi pemasaran digital dan offline. Analisis keuangan menunjukkan potensi yang menjanjikan dengan BEP dapat dicapai dan ROI sangat tinggi, sehingga usaha ini layak dikembangkan lebih lanjut. Selain memberikan dampak ekonomi bagi petani lokal, Biskavish juga berkontribusi pada aspek sosial dan lingkungan.
