Nama Bisnis : BIONARA Detergen Ramah Lingkungan Berbasis Nanopartikel Buah Lerak dan Minyak Cengkeh sebagai Solusi Pencemaran Air
Kategori Usaha : Manufaktur dan Teknologi Terapan
Tahapan Usaha : Tahapan Awal
Merek/ Nama Produk : BIONARA
Nama Komunitas : Komunitas Pecinta dan Pelestari Lingkungan Hidup Indonesia
NIB : 1408250069896
Tahun NIB : 2025
Nama Institusi : Universitas Ngudi Waluyo
Platform Penjualan : Shopee: bionara.id Tokopedia: Bionara Detergen WhatsApp: 089672267698 (Admin 1), 082250834318 (Admin 2)
Akun Media Sosial : Instagram: @bionara.official ; TikTok: @bionaradetergenofficial ; Facebook: Bionara Detergen
Situs Bisnis : https://bionara-detergen-new.vercel.app/
Lokasi Bisnis : Panjangsari Baru RT004/RW010, Kelurahan Parakan Wetan, Kecamatan Parakan
Link GMaps : https://goo.gl/maps/GCjyWoeJeyT98WFHA?g_st=aw
Latar Belakang : Kualitas air di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah (Semarang dan Kabupaten Semarang), masih menjadi masalah serius karena tingginya pencemaran domestik, terutama dari pembuangan limbah detergen sintetis. Lima provinsi dengan kontribusi terbesar menurunkan Indeks Kualitas Air (IKA) nasional pada tahun 2021 adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, dan Riau. Pencemaran ini ditandai dengan nilai IKA predikat sedang dan meningkatkan kadar polutan seperti Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), dan Total Suspended Solid (TSS) yang jauh melampaui baku mutu air serta menimbulkan risiko kesehatan seperti iritasi kulit akibat residu detergen sintetis (misalnya Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Laureth Ether Sulfate (SLES)). Mengatasi masalah ini, dikembangkan inovasi BIONARA, sebuah bio-nano detergen ramah lingkungan. BIONARA dibuat dari ekstrak buah lerak (Sapindus rarak DC.) sebagai surfaktan alami yang biodegradable, diperkuat dengan minyak atsiri cengkeh (Syzygium aromaticum) yang mengandung eugenol sebagai antibakteri kuat. Formulasi ini menggunakan teknologi nanopartikel untuk meningkatkan efektivitas pembersihan. BIONARA merupakan hasil penelitian Program Kreativitas Mahasiswa–Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Ngudi Waluyo yang didanai Kemendikbudristek 2024. Produk ini telah melalui berbagai uji laboratorium (karakteristik fisik, antibakteri, daya tercuci, BOD, COD, dan anti-iritasi). Lokasi kegiatan usaha Produk BIONARA berada di Panjangsari Baru RT04/RW10, Kelurahan Parakan Wetan, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. Usaha ini dikategorikan sebagai Manufaktur dan Teknologi Terapan, karena melibatkan transformasi bahan baku alam menjadi produk inovatif melalui formulasi berbasis teknologi nanopartikel. Berdasarkan pendekatan berbasis riset dan keberlanjutan, BIONARA hadir tidak hanya sebagai solusi alternatif pengganti detergen sintetis, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) poin 6 yakni air bersih dan sanitasi layak. BIONARA juga selaras dengan Program Asta Cita karena sebagai biodetergen eco-friendly dari ekstrak buah lerak dan minyak cengkeh, produk ini mendukung keberlanjutan lingkungan dan mengurangi pencemaran air. Inovasi lokal ini juga mendorong kemandirian bangsa melalui ekonomi hijau dan kreatif, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan formulasi yang aman dan sehat. Melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), pengembangan usaha produk BIONARA diharapkan dapat menjadi model transformasi hasil riset mahasiswa menjadi usaha rintisan berbasis lingkungan dan teknologi yang mampu memberikan dampak ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan di Provinsi Jawa Tengah dan sekitarnya.
Deskripsi Usaha : BIONARA merupakan sebuah terobosan di pasar produk pembersih, hadir sebagai bio-nano detergen yang secara revolusioner menggabungkan kekuatan bahan alami dengan teknologi tinggi. Inovasi utamanya terletak pada pemanfaatan ekstrak buah lerak sebagai surfaktan alami yang ramah lingkungan, dipadukan dengan minyak cengkeh berkualitas yang memberikan efek antibakteri kuat dan aroma menyegarkan. Keunggulan performa BIONARA dimaksimalkan melalui aplikasi teknologi nanopartikel, di mana partikel detergen berukuran nano memiliki luas permukaan yang jauh lebih besar per unit massa, memungkinkannya berinteraksi lebih efektif dengan molekul kotoran. Hasilnya, produk ini menawarkan proses pembersihan yang optimal dan mampu mengatasi noda membandel secara alami, tanpa mengurangi sifat eco-friendly dan biodegradable-nya. BIONARA unggul karena mengedepankan keamanan dan kesehatan konsumen serta lingkungan. Produk ini secara tegas bebas dari bahan kimia berbahaya seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Laureth Ether Sulfate (SLES) yang dikenal dapat menyebabkan iritasi. Oleh karena itu, BIONARA sangat lembut di tangan, melindungi kulit sensitif, dan aman untuk mencuci pakaian bayi, menghilangkan risiko iritasi kulit (merah, gatal, ruam). Selain efektif membersihkan, formula alaminya juga terbukti mampu membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri serta menjaga kualitas pakaian dengan melindungi serat dan warna tanpa merusak. Fleksibilitas produk ini menjadikannya cocok untuk semua jenis pencucian, baik dengan tangan maupun mesin cuci, serta ideal untuk pakaian berwarna maupun putih. BIONARA tersedia dalam tiga variasi ukuran untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumen: 250 mL (Rp23.000), 500 mL (Rp45.000), dan 1000 mL (Rp88.000).
Penutup : BIONARA tidak hanya menawarkan produk pembersih, melainkan sebuah solusi komprehensif terhadap permasalahan lingkungan dan kesehatan yang ditimbulkan oleh detergen konvensional. Sebagai hasil riset berbasis teknologi nano yang didukung oleh sumber daya alam lokal berkualitas, BIONARA diposisikan sebagai agen perubahan menuju praktik mencuci yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dengan fokus pada efektivitas, keamanan, dan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDG's) Poin 6 dan program Asta Cita, BIONARA siap menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mencari produk premium, efektif, dan secara prinsip mendukung masa depan air bersih dan sanitasi layak di Indonesia.
